Mahasiswa tingkat akhir kerap mengalami tekanan psikologis saat menyusun skripsi, termasuk kecenderungan menunda pekerjaan (prokrastinasi akademik) dan merasa terasing dari lingkungan sosialnya (alienasi). Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dan alienasi pada mahasiswa Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 2019 yang sedang menyelesaikan skripsi. Penelitian ini melibatkan 143 mahasiswa dan menggunakan dua alat ukur: Skala Prokrastinasi Akademik (α = 0,959) dan Skala Alienasi (α = 0,898). Analisis regresi linier menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara prokrastinasi akademik dan alienasi (r = 0,452, p < 0,05), dengan kontribusi sebesar 20,4%. Meskipun sebagian besar mahasiswa menunjukkan tingkat prokrastinasi dan alienasi yang tergolong sangat rendah, hasil ini tetap mengindikasikan pentingnya pengelolaan dua aspek tersebut untuk mencegah gangguan akademik dan sosial. Temuan ini memperkuat teori Seeman (1959) mengenai keterkaitan dimensi alienasi dengan perasaan ketidakberdayaan akibat penundaan. Studi ini berkontribusi dalam penguatan kajian psikologi pendidikan dan sosial, serta menggarisbawahi perlunya intervensi dini terhadap mahasiswa dengan kecenderungan prokrastinasi agar tidak berkembang menjadi kondisi alienasi yang lebih kompleks.
Copyrights © 2025