Perubahan fisik maupun psikologis pada remaja sering memicu perilaku agresivitas yang marak terjadi di lingkungan sekolah. Sebesar 38% dari total 7.451 korban kekerasan di Indonesia berasal dari remaja kelompok usia 13-17 tahun, dimana pola asuh otoriter dan sikap acuh orang tua menjadi pemicu utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif pada siswa SMP N 16 Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 92 siswa dengan pola asuh otoriter dengan alat pengumpulan data menggunakan Google Form. Pengolahan data dianalisis dengan software IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku agresif siswa dimana nilai koefisien regresi sebesar 0,957 (β=0,957, p=0,000), dengan 48% variabel agresivitas dipengaruhi oleh pola asuh otoriter dimana 35 siswa (56,67%) mengalami pola asuh otoriter tinggi dan 32 siswa (54,46%) menunjukkan perilaku agresivitas tinggi. Terbukti bahwa semakin tinggi tingkat pola asuh otoriter berdampak pada agresivitas siswa.
Copyrights © 2025