Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan anak usia sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar dengan meningkatkan personalisasi dan menyediakan sumber daya yang interaktif, namun juga membawa risiko ketergantungan dan mengurangi interaksi sosial, sehingga penting bagi pendidik untuk mengelola penggunaan teknologi ini dengan bijak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah literatur mengenai analisis pengaruh penggunaan artificial intelligence terhadap pendidikan anak usia sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah systematic literature review menggunakan pedoman PRISMA untuk untuk menemukan pengaruh antara penggunaan artificial intelligence terhadap pendidikan anak usia sekolah. Database yang digunakan adalah ProQuest, Scopus, JSTOR, ScienceDirect, SpringerLink dan Google Scholar. Kriteria inklusi dari penelitian adalah 1) artikel berkaitan dengan artificial intelligence dan pendidikan anak usia sekolah; 2) merupakan artikel penelitian; 3) artikel dipublikasi 10 tahun terakhir; 4) merupakan artikel berjenis open access; dan 5) dipublikasi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Enam artikel yang dianalisis menunjukan bahwa penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan anak dapat membawa dampak positif dan negatif. AI dapat meningkatkan keterampilan kerja dan kemandirian anak, memberikan rasa aman untuk berdiskusi, mendorong pemikiran kritis, meningkatkan pemahaman terhadap buku, serta memperkaya pengalaman belajar pada anak. Di sisi lain, AI memiliki keterbatasan seperti fleksibilitas yang rendah dan risiko ketergantungan berlebihan, sehingga penting bagi guru dan orang tua untuk mengawasi penggunaannya agar menghindari bahaya seperti pelanggaran privasi dan penurunan interaksi sosial. Dengan pengawasan yang tepat, AI dapat menawarkan manfaat besar dalam pembelajaran.
Copyrights © 2024