Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Vol 3, No 2 (2025)

Green Environmental Accounting: Motif dan Risiko Dibalik Social Disclosure pada Perusahaan Industri Semen




Article Info

Publish Date
04 Jun 2025

Abstract

AbstractEnvironmental issues concern various parties, making corporate entities consider environmental accounting and carry out environmental accounting and disclosures. This study aims to explore in depth the form of green environmental accounting carried out by companies and the motives behind companies conducting social disclosure also the risks experienced by cement industry companies. This research method is qualitative. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis techniques to review the annual and sustainability reports of six cement industry companies listed on the IDX in 2023. The results of this study are that the implementation of green environmental accounting is generally by the GRI 300 standards, with companies without a PROPER rating tending to be minimal in environmental disclosure. Social disclosure is driven by economic, social, regulatory, and ethical motives, but companies without PROPER or with decreasing revenues do not focus on efficiency and productivity. Most companies do not face major risks, but companies with Blue PROPER and without PROPER are at risk of declining profits and production disruptions. Hence, social disclosure plays a role in maintaining legitimacy and reputation. Keywords: Green Environmental Accounting; Motive; Risk; Social Disclosure. AbstrakPersoalan lingkungan menjadi perhatian berbagai pihak, menjadikan entitas perusahaan mempertimbangkan akuntansi lingkungan dan melakukan tanggung jawab dalam bidang lingkungan serta pengungkapannya. Penelitian ini ingin mengeksplorasi secara mendalam bentuk green environmental accounting yang dilakukan perusahaan serta motif yang melatarbelakangi perusahaan melakukan social disclosure dan risiko yang dialami perusahaan industri semen. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengkaji laporan tahunan dan laporan keberlanjutan enam perusahaan industri semen yang terdaftar di BEI pada tahun 2023. Hasil penelitian ini adalah implementasi green environmental accounting umumnya telah sesuai dengan standar GRI 300, dengan perusahaan tanpa peringkat PROPER cenderung minim dalam pengungkapan lingkungan. Social disclosure didorong oleh motif ekonomi, sosial, regulasi, dan etis, namun perusahaan tanpa PROPER atau dengan pendapatan menurun tidak berfokus pada efisiensi dan produktivitas. Sebagian besar perusahaan tidak menghadapi risiko besar, namun perusahaan dengan PROPER Biru dan yang tanpa PROPER berisiko mengalami penurunan laba dan gangguan produksi, sehingga social disclosure berperan dalam menjaga legitimasi dan reputasi.Kata Kunci: Green Environmental Accounting; Motif; Risiko; Social Disclosure.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JEBISKU

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Islamic Economics Islamic Accounting Islamic Business Management Islamic Banking Zakat and Waqf Management ...