Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Vol 3, No 1 (2025)

Angkatan Kerja, Tingkat Pengangguran, dan Angka Melek Huruf terhadap Indeks Pembangunan Manusia Tahun 1994-2023




Article Info

Publish Date
11 Apr 2025

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the effect of the labor force size, unemployment rate, and literacy rate on the Human Development Index (HDI) in Central Java from 1994 to 2023. Secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) were analyzed using multiple linear regression to test the relationship between independent variables and HDI. The results indicate that the unemployment rate has a positive and significant effect on the HDI, while the labor force and literacy rate do not have a significant influence. Simultaneously, these variables significantly affect HDI, with an R-squared value of 0.770, meaning 77% of HDI variation is explained by this model, while external factors influence the remaining 23%. These findings suggest that an increase in unemployment does not always have a negative impact on human development. Still, they may be affected by other factors such as government policies, education quality, and socio-economic conditions. Therefore, this study contributes to understanding HDI determinants and serves as a reference for local government in designing more effective and sustainable development strategies. Keywords: Labor Force; Unemployment Rate; Literacy Rate; Human Development Index. AbstrakPenelitian ini menganalisis pengaruh jumlah angkatan kerja, tingkat pengangguran, dan angka melek huruf terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah periode 1994–2023. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen dan IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan jumlah angkatan kerja dan angka melek huruf tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel ini berpengaruh signifikan terhadap IPM, dengan nilai R-squared sebesar 0,770, yang berarti 77% variasi IPM dapat dijelaskan oleh model ini, sementara 23% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran tidak selalu berdampak negatif terhadap pembangunan manusia, melainkan dapat pula dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebijakan pemerintah, kualitas pendidikan, dan kondisi sosial-ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor determinan IPM serta menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.Kata Kunci: Angkatan kerja; Tingkat Pengangguran; Angka Melek Huruf; Indeks Pembangunan Manusia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JEBISKU

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Islamic Economics Islamic Accounting Islamic Business Management Islamic Banking Zakat and Waqf Management ...