Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Vol 2, No 1 (2024)

Consumption Understanding dan Lifestyle Santri Putri Pondok Pesantren Al-Ghurobaa’ Kudus dalam Perspektif Ekonomi Syariah




Article Info

Publish Date
26 Mar 2024

Abstract

Abstract Genuine students of the Al-Ghurobaa’ Tumpang Krasak Jati Kudus Islamic Boarding School are not allowed to bring cellphones and are prohibited from leaving the cottage, but genuine students look consumptive and have a contemporary lifestyle. This research aims to determine the factors behind consumption understanding and how consumption understanding and lifestyle of students are viewed from the perspective of Sharia Economics. The type of research used is field research. The research approach used is a qualitative approach with a descriptive method which is then poured into writing in narrative form. Consumption understanding of students is influenced by internal and external factors that make the lifestyle consumptive, wasteful, and excessive. Santri has implemented balanced consumption by using pocket money to buy necessities and goods that are halal and good. But besides that, the genuine students of the Al-Ghurobaa’ Tumpang Krasak Jati Kudus Islamic Boarding School still behave israf (royal) and tabdzir (vain) attitude.Keywords: Consumption Understanding; Lifestyle; Santri; Sharia Economics. AbstrakSantri tulen Pondok Pesantren Al-Ghurobaa’ Tumpang Krasak Jati Kudus tidak diperbolehkan membawa hp dan dilarang keluar pondok, namun santri tulen tetap terlihat konsumtif serta memiliki gaya hidup (lifestyle) yang kekinian. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi consumption understanding serta bagaimana consumption understanding dan lifestyle santri ditinjau dari perspektif Ekonomi Syariah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang kemudian dituangkan menjadi tulisan dalam bentuk naratif. Consumption understanding santri dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal sehingga menjadikan gaya hidup menjadi konsumtif, boros, dan berlebihan. Santri telah menerapkan konsumsi yang seimbang dengan menggunakan uang saku untuk membeli kebutuhan pokok dan barang keinginan yang halal serta baik. Namun disamping itu santri tulen Pondok Pesantren Putri Al-Ghurobaa’ Tumpang Krasak Jati Kudus masih bersikap israf (royal) dan tabdzir (sia-sia).Kata Kunci: Perilaku Konsumtif; Gaya Hidup; Santri; Ekonomi Syariah.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JEBISKU

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Islamic Economics Islamic Accounting Islamic Business Management Islamic Banking Zakat and Waqf Management ...