Studi ini menyelidiki peran siswa dalam menjaga keberlanjutan sarana dan prasarana sekolah melalui pendekatan pendidikan karakter dan keterlibatan komunitas sekolah. Prasarana dan sarana sekolah seperti laboratorium, ruang kelas, dan perpustakaan sangat penting untuk proses pembelajaran yang efektif. Namun, masalah seperti kerusakan fasilitas karena kurangnya perawatan dan kurangnya kesadaran siswa sering menghentikan keberlanjutan fasilitas. Dengan desain fenomenologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman, persepsi, dan dorongan siswa untuk mempertahankan sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan dengan pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif. Namun, kendala utama termasuk kekurangan fasilitas, kerusakan, dan kurangnya rasa tanggung jawab warga sekolah. Peningkatan kreativitas pendidik, dukungan keuangan dari pemerintah dan orang tua, dan upaya pemerintah untuk mempromosikan kesetaraan fasilitas pendidikan, terutama di daerah terpencil, adalah solusi yang disarankan. Keterlibatan siswa dalam kegiatan pemeliharaan dan pendidikan karakter dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas sekolah. Ini juga dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) terkait komunitas yang berkelanjutan dan pendidikan berkualitas tinggi.
Copyrights © 2025