Gagal jantung merupakan penyakit yang membutuhkan rejimen pengobatan yang kompleks. Pasien dengan manajemen diri yang baik memiliki perilaku perawatan diri yang baik, menurunkan readmisi sehingga mengurangi biaya rumah sakit dan menurunkan angka kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi telenursing perawatan diri pada readmisi dan self-care behavior pasien gagal jantung. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan sampel berjumlah 51 responden di setiap kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur self-care behavior adalah The European Heart Failure Self-care Behavior scale (EHFScB). Hasil penelitian ini menunjukkan untuk readmisi terdapat hubungan bermakna dengan nilai p-value=0.004 sedangkan untuk self-care behavior menunjukkan hubungan yang bermakna dengan p-value=0.000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan telenursing gagal jantung sangat berpengaruh dalam menurunkan readmisi dan meningkatkan perawatan diri pasien gagal jantung. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat lebih dalam pengaruh telenursing gagal jantung terhadap readmisi dan self-care behavior
Copyrights © 2026