Kader kesehatan merupakan ujung tombak dalam system pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat komunitas yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka berperan strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan profesional dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan kesehatan, deteksi penyakit dini, serta pemberdayaan individu, keluarga dan kelompok, kader kesehatan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan perilaku hidup sehat dan keberlanjutan program kesehatan berbasis masyarakat.Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kompetensi keterampilan dasar yang dimiliki dan dibutuhkan oleh kader kesehatan, dalam berbagai kompetensi keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh kader kesehatan agar mampu menjalankan tugasnya secara efektif dan berkelanjutan dalam konteks pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar, DOAJ, PubMed, dan Garuda menggunakan kata kunci “kompetensi kader kesehatan”, “keterampilan dasar”, “pelayanan kesehatan masyarakat”,dan “Indonesia” untuk periode 2020–2025. Sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kompetensi utama kader meliputi keterampilan komunikasi efektif, pencatatan dan pelaporan kesehatan, deteksi dini penyakit, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kemampuan kolaborasi dengan tenaga kesehatan. Faktor pendukung kompetensi kader meliputi pelatihan berkelanjutan, supervisi, motivasi, serta dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. Tinjauan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader melalui pelatihan berbasis kebutuhan lokal dan monitoring berkelanjutan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026