Ketidakmampuan jantung untuk memompa darah sebagaimana mestinya mengakibatkan gagal jantung kongestif (CHF), suatu penyakit yang menurunkan oksigenasi jaringan dan menimbulkan berbagai gejala, seperti edema, dispnea, dan nyeri dada. Pemberian oksigen dan penyesuaian posisi, seperti postur semi-Fowler 45°, dapat membantu pasien CHF dengan meningkatkan saturasi oksigen dan mengurangi gejala dispnea. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan apakah postur semi-Fowler dapat membantu pasien CHF mencapai tingkat saturasi oksigen yang lebih tinggi. Untuk memberikan perbandingan dan kesimpulan yang menarik tentang perubahan yang dihasilkan oleh terapi, studi kuantitatif ini menggunakan desain kuasi-eksperimental, yang terdiri dari eksperimen yang menggabungkan unit eksperimen, penilaian efek, dan perlakuan, tetapi tidak menggunakan penugasan acak. Hipotesis HA diterima dan H0 ditolak berdasarkan hasil uji Wilcoxon, yang menunjukkan pengaruh signifikan pemberian postur semi-Fowler terhadap pasien gagal jantung kongestif (CHF) di RS Medan Advent dengan nilai P 0,000 < 0,05. Penelitian ini menemukan bahwa selain pemberian oksigen, menempatkan pasien gagal jantung kongestif (CHF) dalam postur semi-Fowler dapat meningkatkan kadar saturasi oksigen mereka.
Copyrights © 2026