Pendahuluan: Leukemia merupakan kanker paling umum pada anak dan terapi utama adalah kemoterapi. Proses ini sering menimbulkan kecemasan yang berdampak pada kualitas hidup anak. Intervensi bermain terapeutik, seperti mewarnai dan bercerita, dipandang efektif sebagai distraksi emosional. Tujuan: Mengetahui efektivitas bermain terapeutik (mewarnai dan bercerita) dalam menurunkan kecemasan anak dengan leukemia yang menjalani kemoterapi di RS Kanker Dharmais. Metode: Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 20 anak usia prasekolah menjadi responden. Instrumen yang digunakan adalah Preschool Anxiety Scale Revised (PASR) dan Children’s Fear Scale (CFS). Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing 30 menit. Hasil: Rata-rata skor kecemasan anak sebelum intervensi sebesar 43,50 menurun menjadi 34,90 setelah intervensi (p<0,001). Skor ketakutan juga menurun signifikan dari median 2,00 menjadi 1,00 (p<0,05). Bermain terapeutik terbukti efektif menurunkan kecemasan dan ketakutan anak leukemia. Kesimpulan: Bermain terapeutik dengan mewarnai dan bercerita merupakan intervensi keperawatan efektif untuk mengurangi kecemasan anak dengan leukemia yang menjalani kemoterapi. Saran: Perawat disarankan menjadikan intervensi ini sebagai bagian dari perawatan atraumatik dan rumah sakit dapat mengembangkan SOP terkait.
Copyrights © 2026