Global Kidney Health Atlas tahun 2023 menyatakan bahwa kira-kira 850 juta orang menderita penyakit Ginjal di seluruh dunia, dengan beban tinggi pada gagal ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD). Hemodialisis yang dilakukan dalam jangka waktu lama pada pasien CKD akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Upaya untuk meningkatkan kualitas hidup adalah melakukan self-care. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-care management dengan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 97 orang dengan sampel sebanyak 70 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hemodialysis Patients Self-care Measurement Scale dan KDQOL SF 36. Hasil uji korelasi pearson mendapatkan p-value 0,000, berarti ada hubungan bermakna antara self-care management dengan kualitas hidup pasien. Nilai r = 0,502 menunjukkan hubungan yang kuat, dimana semakin tinggi self-care maka semakin tinggi kualitas hidup. Penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara self-care management dengan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Hubungan antar keduanya menunjukan hubungan yang kuat dan positif dimana semakin tinggi self-care management maka semakin tinggi kualitas hidup.Disarankan agar melakukan program peningkatan self-sare management pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Copyrights © 2026