SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Vol. 6 No. 2 (2025): SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Misi Gereja Melawan Etika Antroposentrisme Terhadap Kerusakan Ekologi Melalui Paradigma Keugaharian

Pindan Pute, Jimmi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

The research aims to find a model that can be carried out by the church as a form of mission service against forms of anthropocentrism towards ecology through a daily perspective. In developing the research results, the author used several theories and also the results of research that had been carried out by several previous authors. Such as research conducted by Yornan Mosimbawo, Yusup Rugo Yuono, and Bayu Kaesarea Ginting, as well as Thomas Aquinas' views on happiness. Some of this research tries to break through human behavior that exploits nature rudely, immorally, and only for the sake of their self-satisfaction without caring about the impacts it causes. This research uses qualitative methods using a descriptive approach to describe the reality that actually occurs in society. Qualitative methods are developed through trusted literature such as books, articles/journals and relevant internet sources. The results of this research are that the church must implement several models that can build a daily attitude and eliminate anthropocentrism towards nature/the environment. These models are; the church must be friendly with nature, the church must fight against forms of consumerism, and the church needs to form communities and empower those communities.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model yang dapat dilakukan oleh gereja sebagai bentuk pelayanan misi melawan bentuk antroposentrisme terhadap ekologi melalui perspektif keugaharian. Dalam mengembangkan hasil penelitian tersebut, penulis menggunakan beberapa teori dan juga hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa penulis sebelumnya, salah satu diantaranya adalah pandangan dari Thomas Aquinas tentang kebahagiaan. Beberapa penelitian tersebut mencoba menerobos perilaku manusia yang mengeksploitasi alam secara kasar, tidak bermoral, dan hanya untuk kepentingan kepuasan diri mereka tanpa memperdulikan dampak yang ditimbulkannya tawaran yang diberikan dalam teori tersebut adalah tentang perspektif keugaharian. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan kenyataan yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat. Metode kualitatif dikembangkan lewat literatur-literatur terpercaya seperti buku, artikel/jurnal dan sumber-sumber internet yang relevan. Hasil penelitian tersebut adalah bahwa gereja harus melakukan beberapa model yang dapat membangun sikap keugaharian dan menghilangkan sikap antroposentrisme terhadap alam/lingkungan. Model-model tersebut adalah; gereja harus bersahabat dengan alam, gereja harus melawan bentuk konsumerisme, dan gereja perlu membentuk komunitas dan memberdayakan komunitas tersebut.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ojsdatasophia

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Sophia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Artikel yang dimuat dalam Jurnal Sophia merupakan hasil penelitian dari Mahasiswa, Alumni, Dosen & Para Peneliti baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin berkontribusi di dalamnya. Tim editor akan menyeleksi artikel sebelum menyerahkannya kepada ...