Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waste Lean Construction terhadap efisiensi proyek konstruksi di Kabupaten Purbalingga. Waste dalam penelitian ini difokuskan pada tiga variabel utama, yaitu defects, waiting, dan not utilized resource. Penelitian menggunakan pendekatan mix methods dengan metode kuantitatif sebagai metode utama dan didukung oleh data kualitatif melalui wawancara. Data kuantitatif diperoleh dari 95 responden yang terlibat dalam proyek konstruksi dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel waste Lean Construction berpengaruh negatif dan signifikan terhadap efisiensi proyek. Defects memiliki pengaruh paling dominan dengan koefisien sebesar -0,480, diikuti oleh not utilized resource sebesar -0,273, dan waiting sebesar -0,205. Nilai R-Square sebesar 0,850 menunjukkan bahwa 85% variasi efisiensi proyek dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil wawancara juga mengonfirmasi bahwa kesalahan pekerjaan, waktu tunggu akibat keterlambatan material, serta pemanfaatan sumber daya yang tidak optimal merupakan faktor utama yang menurunkan efisiensi proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Lean Construction secara konsisten dapat menjadi strategi efektif dalam meminimalkan waste dan meningkatkan efisiensi proyek konstruksi di Kabupaten Purbalingga.
Copyrights © 2026