Stunting adalah suatu kondisi dimana anak-anak usia lima tahun tidak berkembang, tinggi atau panjangnya kurang dari dua kali tinggi atau panjang anak seusianya. Stunting dipengaruhi oleh pemberian ASI dan makanan tambahan yaitu MPASI. MPASI diberikan untuk mencukupi kebutuhan gizi pada saat usia 6-24 bulan yang tidak dapat tercukupi apabila hanya diberikan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI terhadap kejadian stunting. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan responden yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 24 responden yang bersedia untuk berpartisipasi pada penelitian dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Analisis bivariat yang digunakan adalah UjiMann-Whitney Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI terhadap kejadian stunting di wilayah Puskesmas Juanda Samarinda.
Copyrights © 2025