Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi wisatawan terhadap electronic word of mouth (e-WOM) di media sosial dengan tingkat kepuasan pengunjung Malioboro Yogyakarta. Menguji pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) di media sosial terhadap tingkat kepuasan pengunjung Malioboro Yogyakarta serta mengidentifikasi faktor-faktor dalam electronic word of mouth (e-WOM) yang memengaruhi kepuasan pengunjung Malioboro Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu metode yang menggunakan data berbentuk angka dan statistik untuk menganalisis suatu fenomena (Suparno, 2014). Penelitian ini dilakukan melalui beberapa langkah, dimulai dari teori dan hipotesis, penskoran hasil tes, penyusunan data dalam tabel, penghitungan uji statistik, hingga penarikan kesimpulan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan tujuan untuk menguji hipotesis, menemukan hubungan antar variabel, serta membuat generalisasi dari hasil yang diperoleh melalui sampel. Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan dan positif antara persepsi wisatawan terhadap e-WOM di media sosial dengan tingkat kepuasan pengunjung Malioboro. Mayoritas responden (86.31%) aktif membaca ulasan di media sosial sebelum berkunjung, dan sebagian besar (88.42%) mengakui bahwa ulasan tersebut memengaruhi ekspektasi mereka; electronic word of mouth (e-WOM) di media sosial terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dan substansial terhadap tingkat kepuasan pengunjung Malioboro. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai signifikansi 0.000 dan Adjusted R2 sebesar 0.503, yang berarti 50.3% variasi dalam kepuasan pengunjung dapat dijelaskan oleh e-WOM; faktor-faktor dalam e-WOM yang memengaruhi kepuasan pengunjung beberapa faktor kunci dalam e-WOM yang secara signifikan memengaruhi kepuasan pengunjung Malioboro meliputi: kredibilitas dan keakuratan informasi, kualitas konten visual, volume dan konsistensi ulasan positif dan kemudahan akses dan relevansi informasi.
Copyrights © 2025