Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat disiplin hidup remaja asrama putra melalui refleksi diri berbasis meditasi Katolik. Program dilaksanakan selama enam minggu dengan menerapkan meditasi tertulis yang dipadukan dengan bimbingan reflektif mingguan. Evaluasi dilakukan melalui analisis catatan refleksi tertulis peserta, observasi perilaku sehari hari, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengelola emosi, serta kepatuhan terhadap aturan asrama setelah mengikuti program meditasi tertulis. Temuan ini menegaskan bahwa refleksi diri berbasis meditasi Katolik dapat menjadi strategi efektif dalam pembinaan karakter dan penguatan disiplin hidup remaja yang tinggal di asrama.
Copyrights © 2025