Hiperkolesterolemia merupakan kelainan metabolisme lipid dalam tubuh ditandai meningkatnya kadar HDL dan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) diatas kadar normal serta menurunnya kadar High Density Lipoprotein (HDL) dibawah kadar normal. Terapi farmakologis dan non farmakologis dapat dilakukan untuk pengobatan hiperkolesterolemia yakni dengan pemberian obat simvastatin dan diet tinggi serat. ujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian snackbar tepung gembili dan tepung kedelai terhadap perubahan kadar HDL tikus putih hiperkolesterolemia. Jenis penelitian adalah True Experimental dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design, dengan sampel 18 ekor tikus, usia 2-3 bulan, berat badan 150-250 gram, dikelompokkan menjadi 3 yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol negatif diberi pakan standar Rat Bio. Kelompok kontrol positif diberi pakan tinggi lemak kuning telur puyuh dan minyak jelantah, PTU 0,01% sebagai air minum, serta pakan standar rat bio dan kelompok perlakuan diberi pakan tinggi lemak kuning telur puyuh dan minyak jelantah, PTU 0,01% sebagai air minum, pakan tinggi serat snackbar tepung gembili dan tepung kedelai, serta pakan standar rat bio. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar HDL sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kontrol negatif (p = 0,044), kontrol positif (p = 0,027), dan perlakuan (p = 0,032). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian snack bar tepung gembili dan tepung kedelai belum mampu meingkatkan kadar HDL Tikus putih Hiperkolestesterolemia.
Copyrights © 2025