Perkembangan teknologi sistem sensor berbasis mikrokontroler semakin berperan penting dalam mendukung otomatisasi dan pengendalian sistem yang terintegrasi, terutama di era industri 4.0 yang membutuhkan sumber daya manusia dengan keterampilan teknis yang relevan. Namun, pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap penerapan sistem sensor secara praktis masih relatif terbatas. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis siswa SMK PAB 5 Klambir dalam memahami serta mengimplementasikan sistem sensor berbasis mikrokontroler secara aplikatif. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pemberian pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pengenalan mikrokontroler yang mencakup arsitektur dasar, pemrograman, dan teknik interfacing, serta pengenalan beberapa jenis sensor seperti sensor suhu, cahaya, dan jarak. Selanjutnya, peserta mengikuti kegiatan praktik secara langsung melalui perancangan rangkaian, integrasi sensor dengan mikrokontroler, dan pengujian fungsional sistem menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan kerja kelompok. Evaluasi akhir dilakukan melalui post-test dan kuesioner kepuasan pembelajaran untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 45% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama tim, serta kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan proyek sederhana. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dinilai efektif dalam memperkuat pemahaman sistem sensor dan menjadi bekal awal bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja serta pengembangan teknologi lanjutan seperti Internet of Things (IoT) dan automasi industri.
Copyrights © 2026