Upaya percepatan penurunan stunting menuntut akurasi pendataan dan kinerja optimal Kader Pembangunan Manusia (KPM), khususnya dalam penggunaan aplikasi Electronic Human Development Worker (eHDW). Namun, di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran masih ditemukan ketimpangan kinerja antar-desa yang ditandai rendahnya ketepatan dan kelengkapan penginputan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh insentif dan pelatihan terhadap kinerja KPM dalam penginputan data pada aplikasi eHDW. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori, melibatkan seluruh 30 KPM sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, korelasi, koefisien determinasi, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja KPM, demikian pula pelatihan terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, insentif dan pelatihan mampu menjelaskan 63,9% variasi kinerja KPM, dengan pelatihan menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi peningkatan kinerja. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan insentif dan penyelenggaraan pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas KPM dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
Copyrights © 2025