Pendahuluan: Blastocystis spp. merupakan protozoa uniseluler yang sering ditemukan dalam saluran intestinal dan sampel feses manusia. Infeksi Blastocystis spp. pada negara berkembang mencapai 100%. Blastocystis spp. menginfeksi manusia melalui jalur fekal-oral, terutama pada orang dengan personal hygiene yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejadian infeksi Blastocystis spp. dengan personal hygiene pada anak sekolah dasar di Kedungdowo. Metode: Metode penelitian ini menggunakan observasional analitik desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 40 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diagnosis Blastocystis spp. dilakukan menggunakan metode pengamatan mikroskopis dari sampel feses. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan frekuensi infeksi Blastocystis spp. pada anak sekolah dasar sebesar 62,5%. Hasil analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebiasaan mencuci tangan (p=0,005), kebersihan kuku (p=0,001), dan kebiasaan bermain di tanah (p=0,031) dengan kejadian infeksi Blastocystis spp. Namun, pada penggunaan alas kaki tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian infeksi Blastocystis spp. (p = 0,116). Kesimpulan: Perilaku personal hygiene yang buruk dapat meningkatkan risiko infeksi Blastocystis spp. pada anak sekolah dasar di Kedungdowo.
Copyrights © 2025