Jurnal Ilmiah Raad Kertha
Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Raad Kertha

PERKAWINAN YANG DICATATKAN PADA KANTORCATATAN SIPIL TANPA MELAKUKANUPACARA KEAGAMAAN

A.A Poetri Paraniti, SH, MH (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Perkawinan merupakan salah satu peristiwa penting dalam kehidupan manusia. Setiap orang atau pasangan (pria dengan wanita) jika sudah melakukan perkawinan maka terhadapnya ada ikatan kewajiban dan hak diantara mereka berdua dan anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Pasal 2 ayat (1) undangundang Perkawinan bahwa suatu perkawinan yang dilakukan menurut agama masing-masing adalah merupakan prinsip utama dari suatu perkawinan yang sah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah a. Bagaimanakah kewenangan Lembaga Desa Adat di Bali dalam menetapkan syarat perkawinan sebelum dicatatkan. b. Apa saja Syarat Perkawinan Menurut Hukum Adat Bali. metode yang. dengan menggunakan metode peneliian hukum empiris yaitu penelitian hukum yang dilakukan karena adanya kesenjangan antara teori dan realita. Agar perkawinan dianggap sah saecara adat harus melaksanakan Tri Upa Saksi , yaitu manusa saksi, Buta saksi, dan Dewa saksi. dan secara administrasi harus dilakukan pencatatan di kantor dinas catatan sipil.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

raadkertha

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Ilmiah Raad Kertha is a peer-review scholarly Law Journal issued by Faculty of Law Universitas Mahendradatta which is purported to be an instrument in disseminating ideas or thoughts generated through academic activities in the development of legal science (jurisprudence). Jurnal Ilmiah Raad ...