Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan akar dan tajuk 5 genotipe tanaman jagung lokal dan hibrida pada cekaman kekeringan dan tanah masam. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan km 5 kefamenanu menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 perlakuan dan 4 kali ulangan yang terdiri dari 5 materi genetik yaitu A4 berasal dari Kabupaten TTS, A15 dan A9 berasal dari Kabupaten TTU, P21 dan P27 hibrida. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analysis of variance (Anova) Taraf 5% menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukan parameter pertumbuhan yang tertinggi terdapat pada varietas hibrida P27 dari segi panjang akar 34 cm, panjang tajuk 69,8 cm, panjang daun 82 cm, dari segi berat basah akar 8,4 g, berat basah tajuk 72,6 g, berat basah daun 52 g berat kering akar 3,6 g ,berat kering tajuk 4,6 g, berat kering daun 6 g. tanaman yang tercekam kekeringan berpengaruh terhadap proses pertumbuhan tanaman dengan hasil yang diperoleh yaitu tanaman hibrida P27 lebih tinggi dibandingkan kelima varietas tersebut dan yang terendah terdapat pada varietas lokal A15.
Copyrights © 2024