Agroekosistem sawah tadah hujan memberikan pengaruh terhadap keanekaragaman dan dinamika populasi arthropoda. Metode dengan memasang perangkap (sweep net dan yellow trap) yang dilakukan pada fase vegetatif, reproduktif, dan pematangan tanaman padi dengan interval satu minggu sekali pada 3 petak yang berbeda yang dilakukan pada . 25 Januari 2025 – 19 April 2025 di Kelurahan Palapa, Kota Bandar Lampung. Keanekaragaman arthropoda pada agroekosistem padi sawah tadah hujan dengan perangkap sweep net dalam kategori tinggi–sedang dengan nilai tertinggi pada fase reproduktif yaitu 3,153 (H’>3) serta nilai rata-rata keanekaragaman ketiga fase yaitu 2,509 (1,0 < H’ 3,0) dan yellow trap dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata keanekaragaman ketiga fase yaitu 2,253 (1,0 ≤ H’ ≤ 3,0). Tidak ditemukan dominasi pada spesies terperangkap sweep net dan yellow trap tetapi terdapat jenis spesies yang mendominasi pada fase pematangan terperangkap sweep net yaitu walang sangit (Leptocoria oratorius) yang merupakan hama. Peran arthropoda yang ditemukan adalah hama, predator, parasitoid, polinator, dan pengurai.
Copyrights © 2026