Kombucha menjadi minuman fermentasi dengan berbagai manfaat bagi tubuh yang dibuat dari daun teh (Camelia sinensis) dan gula dengan melibatkan simbiosis khamir dan bakteri asam asetat (Acetobacter xylinum). Salah satu bakteri yang terdapat pada teh kombucha adalah bakteri asam laktat. Bakteri tersebut bermanfaat bagi saluran pencernaan manusia karena dapat menjaga keseimbangan mikroflora saluran pencernaan dengan membantu menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan efek laksatif minuman fermentasi symbiotic culture of bacteria and yeast terhadap mencit putih jantan (Mus musculus L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laborarium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) mengenai pengujian efek laksatif minuman fermentasi symbiotic culture of bacteria and yeast terhadap mencit putih jantan (Mus Muculus L.) berdasarkan lama penyimpanan pada 7 hari, 14 hari dan 21 hari. Uji efek laksatif dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap bobot, frekuensi defekasi dan konsistensi feses. Hasil uji One Way Annova menunjukkan bahwa terdapat efek laksatif minuman fermentasi symbiotic culture of bacteria and yeast pada mencit putih jantan (Mus musculus L.) dengan p-value <0,05. Formulasi yang paling efek laksatif minuman fermentasi symbiotic culture of bacteria and yeast pada mencit putih jantan (Mus musculus L.) adalah F3 (fermentasi SCOBY yang disimpan selama 21 hari).Diharapkan kepada penelitian selanjutnya dapat dilakukan penelitian untuk mengisolasi senyawa aktif dalam minuman fermentasi SCOBY yang mempunyai efek laksatif menggunakan metode pengamatan pola defekasi dan metode transit intestinal
Copyrights © 2026