Koperasi Simpan Pinjam (KSP) berperan dalam meningkatkan perekonomian lokal, terutama bagi usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM). Koperasi Simpan Pinjam Bhuana Artha Mulia, yang berada di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, berencana untuk meningkatkan fasilitasnya seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Permasalahan yang dihadapi adalah sumber daya manusia yang ada di koperasi tidak memahami cara merencanakan desain dan konstruksi bangunan, tidak memahami anggaran biaya (RAB), atau strategi untuk pengumpulan dana. Karena itu, mereka menghadapi banyak tantangan saat membangun fasilitas. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan bimbingan kepada pengelola koperasi tentang cara merencanakan pengembangan fasilitas secara terstruktur dan mandiri. Ini memberikan saran dan pelatihan praktis tentang bagaimana merencanakan keuangan yang realistis dan berkelanjutan, memahami desain, dan mengetahui biaya RAB konstruksi. Selain itu, sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat, mereka akan dididik tentang cara mendapatkan dana atau mendapatkan uang untuk mengembangkan koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa manajemen koperasi lebih memahami perkiraan biaya bangunan, desain pengembangan fasilitas, dan rencana mendapatkan dana dari dalam koperasi. Koperasi dapat sukses dalam jangka panjang dengan membangun fasilitas yang meningkatkan layanan mereka.
Copyrights © 2026