Kesehatan mental remaja kini menjadi perhatian yang semakin besar di era digital. Kemajuan teknologi dan tingginya penggunaan media sosial telah mengubah cara remaja berinteraksi dan menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga membuat mereka lebih rentan mengalami tekanan psikologis seperti stres, kecemasan, dan gangguan emosional. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan interaktif menggunakan presentasi PowerPoint yang sederhana dan menarik. Hasil dari kegiatan sosialisasi kesehatan mental remaja di era digital di SMP Negeri 3 Galang yaitu meningkatkan kesadaran siswa SMP Negeri 3 Galang mengenai kesehatan mental, menunjukkan bahwa keterikatan siswa pada media sosial menurunkan kualitas interaksi langsung, memicu ketergantungan pada validasi digital, serta meningkatkan risiko paparan konten negatif yang berdampak pada kesehatan mental. Minimnya komunikasi dengan orang tua menjadi faktor utama, sehingga pencegahan perlu melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan kebijakan publik.
Copyrights © 2026