Pembangunan infrastruktur merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, keterbatasan anggaran dan sumber daya menuntut adanya sistem penentuan prioritas proyek yang objektif dan terstruktur. Permasalahan muncul karena proses penentuan prioritas sering kali tidak didukung oleh analisis kebutuhan yang komprehensif, minimnya data yang akurat, serta adanya tumpang tindih kepentingan antar pemangku kepentingan. Selain itu, perbedaan persepsi mengenai urgensi setiap proyek dan kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan turut menyebabkan ketidaktepatan dalam menentukan proyek mana yang harus diprioritaskan. Penelitian ini mengusulkan penerapan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan prioritas proyek pembangunan infrastruktur. Metode MOORA dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data multikriteria secara matematis, normalisasi, dan optimasi untuk menghasilkan keputusan yang objektif dan terukur. Penelitian ini menggunakan delapan kriteria evaluasi, seperti biaya proyek, manfaat ekonomi, dan dampak lingkungan, yang masing-masing diberi bobot sesuai kepentingannya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alternatif A2 memiliki nilai preferensi tertinggi, diikuti oleh A4, A1, A3, dan A5. Sistem pendukung keputusan berbasis web dibangun menggunakan PHP dan MySQL, yang memungkinkan admin untuk mengelola data alternatif, melakukan penilaian, dan melihat hasil perankingan secara interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi metode MOORA dalam SPK efektif dalam mendukung proses pengambilan keputusan prioritas proyek infrastruktur secara transparan dan akuntabel.
Copyrights © 2025