Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi terhadap kinerja karyawan Generasi Z di perusahaan startup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan bersifat explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan dependen. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z (18–28 tahun) yang bekerja minimal 6 bulan di startup, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 dengan PLS-SEM melalui pengujian outer model (validitas dan reliabilitas konstruk) dan Inner Model (path coefficient, R², Q²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi secara signifikan berkontribusi terhadap kinerja, dengan model mampu menjelaskan 80,4% variasi kinerja (R² = 0,804). Fleksibilitas dan otonomi meningkatkan produktivitas, tanggung jawab, dan kreativitas, sedangkan work-life balance dan motivasi mendukung konsistensi dan kontribusi optimal karyawan.
Copyrights © 2026