Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang terus menjadi perhatian di Indonesia, terutama terkait beras sebagai komoditas pangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laju pertumbuhan penduduk, curah hujan, luas lahan pertanian, impor beras, dan harga beras domestik terhadap ketahanan pangan di Indonesia selama periode 1998–2024. Penelitian menggunakan data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, World Bank, dan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan logaritmik serta pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk dan harga beras domestik berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan, sementara impor beras berpengaruh negatif dan signifikan. Sebaliknya, curah hujan dan luas lahan pertanian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan pangan nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika ketahanan pangan Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor struktural dan kebijakan ekonomi dibandingkan faktor alamiah. Oleh karena itu, penguatan produksi domestik, pengendalian impor beras, serta kebijakan stabilisasi harga yang berkeadilan menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026