Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi pada periode 2020–2023. Penelitian memanfaatkan sampel jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian menerapkan dua jenis pengujian, yaitu uji beda dan uji hipotesis. Uji normalitas dalam penelitian mengaplikasikan metode one-sample Kolmogorov–Smirnov dan menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji beda dilakukan menggunakan uji nonparametrik Mann–Whitney, sementara uji hipotesis mengaplikasikan analisis regresi linear berganda dengan asumsi Central Limit Theorem (CLT). Hasil analisis uji beda mengonfirmasi bahwasanya tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio kemandirian fiskal, sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio efektivitas keuangan, rasio efisiensi keuangan, dan rasio belanja modal antara pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hasil uji hipotesis menginformasikan rasio kemandirian fiskal, rasio efektivitas keuangan, dan rasio efisiensi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara rasio belanja modal tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
Copyrights © 2026