Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-family conflict dan dukungan sosial suami terhadap burnout pada guru PNS perempuan di SMP Negeri se-Kecamatan Bangli. Profesi guru menuntut keterlibatan emosional yang tinggi serta kemampuan menyeimbangkan peran pekerjaan dan keluarga, sehingga guru perempuan berpotensi mengalami konflik peran yang berdampak pada burnout. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal dengan pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-family conflict berpengaruh signifikan terhadap burnout. Dukungan sosial suami tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap burnout. Secara simultan, work-family conflict dan dukungan sosial suami berpengaruh signifikan terhadap burnout. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik peran antara pekerjaan dan keluarga merupakan faktor utama yang memicu burnout, sedangkan dukungan sosial suami belum mampu menurunkan tingkat burnout secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan organisasi dan kebijakan keseimbangan kerja–keluarga untuk menekan tingkat burnout pada guru perempuan.
Copyrights © 2026