Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Cold Supply Chain Management dalam menjaga stabilitas suhu dan mutu es krim pada Minimarket Alpen, Aceh Barat. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung proses distribusi, pengukuran suhu pada kendaraan dan freezer, serta wawancara dengan karyawan dan distributor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penyimpanan selama distribusi umumnya berada di bawah standar −18°C, namun titik kritis terjadi pada proses bongkar muat yang menyebabkan fluktuasi suhu sementara. Minimnya fasilitas cold storage di tingkat ritel menjadikan freezer sebagai satu-satunya tempat penyimpanan sehingga ketepatan jadwal distribusi sangat berpengaruh. Secara keseluruhan, sistem rantai dingin telah berjalan cukup baik, namun diperlukan peningkatan prosedur penanganan dan pengawasan suhu untuk menjaga mutu produk secara optimal.
Copyrights © 2026