Pemanfaatan limbah budidaya jangkrik sebagai bahan dasar pupuk organik yang diperkaya dengan berbagai sumber unsur hara fosfor (P) agar memenuhi kebutuhan fosfor tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.), sehingga mampu menambah produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kombinasi pupuk organik limbah buidaya jangkrik dengan berbagai pengkaya unsur P tertinggi untuk tanaman kacang tanah. Penelitian ini terdiri dari perlakuan K1 = SP36, K2 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha, K3 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya SP36 sebanyak 5%, K4 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya Rock Phosphate sebanyak 5%, dan K5 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya pupuk hayati Pseudomonas dosis 50 ml. Data pengamatan dianalisis mengunakan uji F taraf 5%, apabila terdapat perbedaan nyata akan dilakukan uji pembanding menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Perlakuan K5 menunjukkan respon tertinggi pada variabel tinggi tanaman di seluruh waktu pengamatan, jumlah daun umur 14 hst, lama waktu berbunga, jumlah polong isi, berat polong isi, dan berat biji. Perlakuan K2 menunjukkan respon tertinggi pada jumlah daun dan jumlah cabang umur 21 dan 28 hst.
Copyrights © 2026