Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi ISO 14001, kinerja lingkungan (PROPER), green accounting, dan struktur modal terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan publikasi PROPER. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel, dan berdasarkan uji pemilihan model, Fixed Effect Model (FEM) dipilih sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi ISO 14001 dan green accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Sebaliknya, kinerja lingkungan dan struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik lingkungan yang terintegrasi secara sistemik serta pengelolaan struktur pendanaan yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan sektor energi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026