Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang khasiat sabun kopi terhadap pengetahuan pencegahan penyakit kulit pada masyarakat Desa Kaliputih, Kecamatan Selomerto. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui kegiatan edukasi, pre-test, post-test, observasi, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah ampas kopi dapat diolah menjadi sabun dengan karakteristik fisik dan kimia yang sesuai standar kosmetik, yaitu memiliki pH netral, tekstur padat, aroma khas kopi, serta aktivitas antibakteri dan antioksidan yang signifikan untuk melindungi kulit dari infeksi dan radikal bebas. Edukasi yang diberikan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan kopi sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus mencegah penyakit kulit. Selain itu, penelitian ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan limbah kopi menjadi produk bernilai guna yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan penerapan konsep ekonomi sirkular di tingkat desa.
Copyrights © 2025