Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan metode geostatistik dengan pendekatan Ordinary Kriging di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Endapan nikel laterit di wilayah tropis umumnya memiliki variabilitas spasial kadar yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpastian apabila diestimasi menggunakan metode konvensional. Oleh karena itu, pendekatan geostatistik diterapkan untuk mempertimbangkan kontinuitas dan hubungan spasial data kadar nikel. Data yang digunakan berupa data pemboran yang meliputi koordinat, litologi, kedalaman, serta kadar nikel hasil analisis laboratorium. Tahapan penelitian mencakup preparasi data, analisis statistik, pemodelan variogram, dan estimasi sumberdaya menggunakan model blok tiga dimensi berukuran 12,5 m × 12,5 m × 1 m. Hasil estimasi menunjukkan bahwa zona limonit memiliki total sumberdaya sebesar 2.954.750 ton dengan kadar rata-rata Ni 1,03%, yang didominasi oleh bijih berkadar menengah. Zona saprolit memiliki total sumberdaya sebesar 2.273.500 ton dengan kadar rata-rata Ni 1,97% dan seluruhnya merupakan bijih ekonomis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Ordinary Kriging mampu memberikan estimasi sumberdaya nikel laterit yang representatif dan andal untuk mendukung evaluasi sumberdaya dan perencanaan penambangan.
Copyrights © 2026