Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan digital (digital leadership) dalam mendukung transformasi digital di Perumda Air Minum Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak internal PDAM, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka sembilan dimensi digital leadership dari Kane (2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara strategis, visi digital pimpinan telah diimplementasikan melalui inisiatif seperti aplikasi Kaba Aia dan sistem Perumda App's. Namun, ditemukan kesenjangan antara visi strategis dan pelaksanaan operasional. Hambatan utama meliputi rendahnya kompetensi digital sebagian pegawai, strategi komunikasi dan sosialisasi yang terbatas sehingga mengakibatkan adopsi aplikasi oleh pelanggan sangat rendah (sekitar 0,23%), serta proses manajemen perubahan yang belum optimal. Faktor pendukung utama adalah komitmen regulasi Smart City daerah dan kepemimpinan yang visioner. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi sangat ditentukan oleh kapasitas kepemimpinan digital dalam membangun budaya organisasi, memberdayakan sumber daya manusia, dan mengelola ekosistem secara holistik.
Copyrights © 2026