Pandemi covid-19 di indonesia mengalami kenaikan yang signifikan setiap harinya, dimana dampak adanya pandemi ini tidak hanya dirasakan oleh sektor kesehatan saja tetapi semua sektor terdampak dengan adanya pandemi ini. Salah satu sektor yang paling berdampak adalah Sektor Perekonomian, Sektor perekonomian Indonesia mengalami penurunan pada kuartal II-2020. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam (Jayani, 2020) Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia minus sebesar 5,32% dan ini merupakan penurunan di level terendah sejak 17 tahun terakhir. Penurunan tersebut berdampak pula terhadap ketahanan UMKM di indonesia dikarenakan Pandemi COVID-19 menimbulkan turunnya daya beli masyarakat dan mengakibatkan omzet dari para umkm menurun. Penurunan omzet umkm dapat terlihat dari penelitian yang dilakukan (Center, 2021) terhadap para UMKM di Jabodetabek. Hasil penelitian tesebut menunjukan hanya 5,9% saja yang mendapatkan keuntungan di saat masa pandemi saat ini dan di sisi lain sebesar 82,9% pelaku usaha mendapatkan efek negatif dari adanya pandemi ini . Bahkan 63,9% mengalami penurunan omzet lebih dari 30%,situasi tersebut menyebabkan kondisi usaha yang paling buruk sebelum adanya pandemic COVID-19. Melalui survey yang dilakukan oleh (Center, 2021) mendapatkan 62,6% UMKM yang sanggup bertahan hingga maret 2021.Namun sekitar 18,5% UMKM menyebutkan hanya dapat bertahan sampai enam bulan ke depan. Sementara 6% UMKM menyatakan hanya bisa bertahan kurang dari tiga bulan dan terpaksa harus menutup usahanya dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan usahanya. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kami memberikan solusi terbaik agar Umkm dapat menjaga ketahanan usaha serta dapat berdaya saing global dengan adanya Aplikasi AGRAPANA. Pada penelitian ini kami menggunakan metode Kualitatif serta RnD. Aplikasi AGRAPANA adalah sebuah platform yang di khususkan untuk para UMKM agar dapat mengembangkan usahanya di kala pandemic seperti sekarang, serta aplikasi AGRAPANA ini memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan aplikasi lainya,yaitu memiliki fitur agribusiness,Agramarket,Agrafinance serta Agrakolab dengan adanya fitur ini diharapkan para UMKM akan dapat mengembangkan usahanya agar dapat menjaga ketahanan usaha UMKM serta dapat Berdaya Saing Global.
Copyrights © 2026