Latar Belakang: Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin, terutama di negara berkembang. Kondisi ini ditandai dengan hipertensi yang muncul setelah usia kehamilan 20 minggu dan dapat disertai gangguan organ seperti proteinuria, gangguan fungsi ginjal, serta gangguan neurologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi (usia ibu, status gravida, riwayat preeklampsia, hipertensi kronis, dan kehamilan kembar/gemelli) dengan kejadian preeklampsia di RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total populasi sebanyak 131 ibu bersalin yang tercatat dengan diagnosis preeklampsia di RSUD Palabuhanratu selama periode Januari–Desember 2024. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05.Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu (p=0,003), status gravida (p=0,002), riwayat preeklampsia (p=0,003), hipertensi kronis (p=0,002), dan kehamilan kembar/gemelli (p=0,001) dengan kejadian preeklampsia. Kesimpulan: Faktor usia ibu, status gravida, riwayat preeklampsia, hipertensi kronis, serta kehamilan kembar memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian preeklampsia di RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Tahun 2024.
Copyrights © 2026