Transformasi DKI Jakarta menuju global city menuntut reorientasi manajemen strategik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar mampu merespons dinamika urbanisasi, persaingan kota global, serta perubahan peran pascapemindahan ibu kota negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DKI Jakarta 2025-2045 merefleksikan orientasi kota global dalam kerangka Saskia Sassen. Metode yang digunakan adalah analisis konten kualitatif melalui pengkodean tematik atas visi–misi, isu strategis, arah kebijakan, dan sasaran pokok dalam RPJPD yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa RPJPD secara eksplisit mengusung visi Jakarta sebagai kota global dan menekankan penguatan daya saing, inovasi berbasis riset, infrastruktur berkualitas, tata kelola adaptif, keberlanjutan lingkungan, serta pemerataan pembangunan sebagai pilar transformasi. Dalam perspektif Sassen, arah tersebut selaras dengan kebutuhan kota global sebagai simpul strategis ekonomi dunia yang ditopang kapasitas koordinasi dan infrastruktur perkotaan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reorientasi strategis telah terartikulasikan kuat pada level visi dan misi, namun memerlukan penguatan pada aspek pengukuran kinerja jangka panjang dan mekanisme tata kelola adaptif agar transformasi menuju global city lebih terukur dan konsisten.
Copyrights © 2026