Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mutasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai. Mutasi kerja sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan motivasi pegawai, namun di sisi lain dapat menimbulkan tekanan psikologis. Stres kerja juga menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi produktivitas, kualitas kerja, serta kepuasan pegawai dalam menjalankan tugas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan antara mutasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, baik dalam peningkatan pengalaman maupun adaptasi kerja. Sementara itu, stres kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja apabila tidak dikelola dengan baik. Secara simultan, mutasi dan stres kerja terbukti berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu mengelola kebijakan mutasi secara tepat serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna meminimalkan stres dan meningkatkan kinerja pegawai.
Copyrights © 2026