Masalah pada penelitian ini adalah kemampuan Power Otot Tungkai belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan pliometrik Terhadap Power Otot Tungkai atlet balap sepeda Sumatera Barat. Jenis desain penelitian ini menggunakan “One group pretest-posttest”. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus s.d September 2025 di lapangan tenis outdoor dan Ruangan tes pengukuran Uneversitas negeri. Populasi penelitian ini adalah atlet balap sepeda Sumatera Barat yang berjumlah 6 orang. Teknik yang digunakan ialah total sampling, maka jumlah sampel pada penelitian ini 6 orang atlet atlet balap sepeda Sumatera Barat. Instrument penelitian ini adalah instrument tes 4DP menggunakan Wahoo Kickr Smart Trainer dengan melaksanakan pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Latihan pliometrik Terhadap Power Otot Tungkai atlet Sumatera Barat. Hal tersebut ditandai pada hasil rata-rata tes Power Otot Tungkai menggunakan tes 4DP diawal yaitu 690,6 watt atau 11w/kg sedangkan hasil rata-rata tes akhir terjadi peningkatan menjadi 743, watt atau 12w/kg. Hal ini te3rbukti secara signifikan, dimana setelah dilakukannya uji t dengan nilai thitung sebesar 4,6 > ttabel 2,015 dalam taraf ἀ = 0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa perlakuan pemberian latihan pliometrik yang diberikan berdasarkan program latihan yang telah disetujui dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kemampuan Power Otot Tungkai Balap Sepeda Sumatera Barat.
Copyrights © 2026