Abstrak: Upaya peningkatan pengetahuan remaja mengenai stunting merupakan langkah penting dalam pencegahan masalah gizi sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan stunting melalui media edukatif berupa video, yang dilaksanakan pada tanggal 5 dan 12 Juli 2025 dengan melibatkan 41 remaja anggota Karang Taruna Desa Kertonatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest yang terdiri dari 20 pertanyaan untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 68,0 menjadi 80,2, atau mengalami kenaikan sebesar 17,9%. Edukasi mengenai stunting dapat meningkatkan pengetahuan remaja terkait definisi, dampak, faktor risiko, dan cara pencegahan sejak dini, sementara media video dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media edukasi yang relevan, komunikatif, dan mudah diterima dalam upaya penyuluhan kesehatan bagi remaja. Disarankan agar kegiatan edukatif ini dapat dilanjutkan secara rutin, sehingga pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai stunting semakin meningkat dan berdampak pada pencegahan masalah gizi di masa depan.Abstract: Efforts to increase adolescents' knowledge about stunting are an important step in the early prevention of nutritional ptoblems. This community service activity aims to increase adolescents’ knowledge regarding stunting prevention through educational media in the form of a video, which was carried out on July 5 and 12, 2025, involving 41 adolescent members of the Karang Taruna in Kertonatan Village. The evaluation was conducted using a pretest and posttest consisting of 20 questions to measure changes in participants’ knowledge levels. The results showed an increase in the average score from 68.0 to 80.2, or an increase of 17.9%. Education about stunting can increase adolescents’ knowledge related to the definition, impacts, risk factors, and early prevention methods, while video media can be utilized as a relevant, communicative, and easily accepted educational tool in health promotions efforts for adolescents. It is recommended that this educational activity be continued regularly so that adolescents’ knowledge and awareness of stunting continue to increase and contribute to the prevention of nutritional problems in the future.
Copyrights © 2026