Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya inklusi keuangan pada kelompok mahasiswa, serta adanya perbedaan temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Djuanda serta menguji peran financial technology sebagai variabel moderasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian financial technology sebagai faktor yang memperkuat hubungan literasi keuangan dan inklusi keuangan pada konteks mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Djuanda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kuesioner skala Likert kepada mahasiswa, dan data yang layak dianalisis berjumlah 256 responden. Analisis dilakukan menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis kuadrat terkecil parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan mahasiswa, serta financial technology memperkuat pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan yang disertai pemanfaatan layanan keuangan digital dapat mendorong inklusi keuangan mahasiswa secara lebih kuat. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah memperluas objek dan karakteristik responden serta menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi inklusi keuangan agar model menjadi lebih komprehensif.
Copyrights © 2026