Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan derajat desentralisasi, ketergantungan keuangan daerah, kemandirian keuangan daerah, efektifitas pendapatan asli daerah dan pertumbuhan pendapatan asli daerah terhadap terhadap indeks pembangunan manusia yang dimoderasi dengan belanja modal. Penelitian ini menggunakan pengujian regresi linear yang dilakukan dengan aplikasi SPSS 23. Sampel penelitian adalah kabupaten/kota periode tahun dari 2014-2016. Jumlah sampel yang digunakan adalah 1.007 kabupaten/kota yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa derajat desentralisasi berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia, kemandirian keuangan daerah berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia, efektifitas pendapatan asli daerah berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia, sedangkan ketergantungan keuangan daerah tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan pendapatan asli daerah tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia. Belanja modal memperkuat pengaruh positif antara derajat desentralisasi dengan indeks pembangunan manusia, belanja modal memperkuat pengaruh positif antara kemandirian keuangan daerah dengan indeks pembangunan manusia, sedangkan belanja modal tidak memperlemah pengaruh negatif antara ketergantungan keuangan daerah dengan indeks pembangunan manusia, belanja modal tidak memperkuat pengaruh positif antara efektifitas pendapatan asli daerah dengan indeks pembangunan manusia, dan belanja modal tidak memperkuat pengaruh positif antara pertumbuhan pendapatan asli daerah dengan indeks pembangunan manusia.
Copyrights © 2025