Perubahan budaya organisasi di sektor publik merupakan elemen penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan pemerintah. Penelitian kualitatif studi kasus ini mengadaptasi pendekatan etnografi dan longitudinal untuk mengkaji proses perubahan budaya pada instansi pemerintahan di Indonesia yang menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan reformasi kelembagaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5–7 informan, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis tematik menunjukkan bahwa transformasi tidak hanya memengaruhi struktur dan teknologi, tetapi juga nilai dan pola pikir pegawai. Terdapat pergeseran dari budaya kaku dan hierarkis menjadi lebih kolaboratif, terbuka, dan inovatif, meski menimbulkan resistensi awal terutama di kalangan pegawai senior. Keberhasilan perubahan budaya dipengaruhi oleh keterlibatan aktif pegawai, kepemimpinan transformasional, serta komunikasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif dan bertahap, yang menggabungkan strategi administratif dan perubahan mindset, menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang adaptif dan responsif.
Copyrights © 2025