Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026

PENGEMBANGAN MATERI AJAR PJOK AKTIVITAS RITMIK M2-GT BERBASIS BUDAYA NGADA (TARIAN JA'I) UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BAJAWA

Gole, Marlin Agustina Alfina (Unknown)
Wani, Bernabas (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar PJOK aktivitas ritmik M2-GT berbasis budaya Ngada, khususnya Tarian Ja’i, untuk siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bajawa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tahap analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi efektivitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli budaya, angket kepraktisan siswa, serta tes kemampuan ritmik pretest–posttest . Hasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,7% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan ahli budaya memberikan penilaian 87,5% dengan kategori “Layak”. Uji kepraktisan memperoleh skor 93,5%, menunjukkan bahwa materi ajar mudah dipahami dan digunakan siswa. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan ritmik dari nilai rerata pretest 63,2 menjadi 86,5 pada posttest, dengan nilai N-gain sebesar 0,63 kategori sedang–tingg . Hasil penelitian menegaskan bahwa materi ajar aktivitas ritmik berbasis Tarian Ja’i tidak hanya efektif meningkatkan keterampilan motorik ritmik siswa, tetapi juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal. Dengan demikian, produk pengembangan ini layak diterapkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran PJOK untuk mendukung pelestarian budaya Ngada melalui jalur pendidikan formal. Penelitian ini juga mencakup upaya untuk membuat panduan bagi guru dalam penerapan materi ajar PJOK berbasis budaya Ngada ini. Panduan tersebut dirancang agar guru dapat memahami dengan jelas bagaimana cara mengintegrasikan aspek kebudayaan dalam proses pengajaran Tarian Ja’i sekaligus menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran aktif. Selain itu, penelitian ini melibatkan feedback dari siswa dan guru selama tahap uji coba terbatas untuk meningkatkan kualitas materi ajar. Hasil dari feedback ini menunjukkan bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan tertarik dalam belajar PJOK ketika diajarkan dengan pendekatan berbasis budaya. Selanjutnya, penelitian juga merekomendasikan pengembangan modul pelatihan bagi guru-guru PJOK di sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Diharapkan, dengan adanya pengembangan ini, pelestarian budaya lokal dapat menjadi agenda yang lebih luas dan terinspirasi di dalam pendidikan, tidak hanya di SMA Negeri 2 Bajawa, tetapi juga di sekolah-sekolah lainnya. Melalui usaha ini, siswa tidak hanya akan meningkatkan keterampilan fisik mereka, tetapi juga akan lebih menghargai dan memahami warisan budaya yang ada di daerah mereka, sehingga terbentuk generasi yang mencintai dan menghormati budaya lokal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jrppm

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Other

Description

Jurnal ini memuat kajian ilmiah dan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam ...