Limbah cair domestik berminyak dan limbah sabut kelapa masih menjadi tantangan lingkungan yang signifikan di wilayah pedesaan penghasil kelapa, termasuk Desa Lansilowo, Kabupaten Wawonii. Sebagian besar limbah air cucian berminyak yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga dibuang langsung ke lingkungan tanpa melalui proses pengolahan, sementara sabut kelapa sebagai produk samping padat belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sabut kelapa sebagai media filtrasi untuk penyisihan minyak dan lemak pada air limbah domestik melalui penerapan teknologi tepat guna dan berbiaya rendah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kesadaran lingkungan, pelatihan praktik pembuatan unit filtrasi berbasis sabut kelapa, uji coba sistem filtrasi, serta pendampingan manajemen usaha sederhana dan hilirisasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat dalam pengelolaan limbah domestik berminyak, serta meningkatnya kesadaran terhadap potensi nilai ekonomi sabut kelapa sebagai produk ramah lingkungan. Program ini berkontribusi dalam mengurangi pencemaran air limbah domestik sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025