Jembatan busur merupakan jenis jembatan yang konstruksi utamanya berbentuk lengkung setengah lingkaran dan ditumpu oleh abutmen di kedua ujungnya. Bentuk busur pada jembatan dinilai lebih estetis dibandingkan jembatan rangka baja konvensional, sehingga penerapannya pada Jembatan Suromadu di daerah Surodadi–Madugowong, Kabupaten Batang, diharapkan mampu memberikan karakter visual yang khas. Tugas akhir ini bertujuan merencanakan struktur jembatan busur sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku. Komponen yang dianalisis meliputi plat lantai, gelagar memanjang, gelagar melintang, rangka utama jembatan, ikatan angin, serta sistem sambungannya. Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program SAP2000, sedangkan perhitungan detail diselesaikan menggunakan Microsoft Excel. Perencanaan mengacu pada SNI 1725:2016 dan SNI 1729:2020. Proses desain diawali dengan penentuan tebal plat lantai, yang diperoleh sebesar 230 mm. Gelagar memanjang direncanakan menggunakan profil IWF 400 x 200 x 13 x 8, sedangkan gelagar melintang memakai IWF 500 x 200 x 16 x 10. Struktur utama busur dipilih profil IWF 600 x 200 x 17 x 11, dan elemen hanger menggunakan pipa baja berdiameter 355,6 mm dengan tebal 6,4 mm. Sistem sambungan direncanakan menggunakan baut mutu tinggi tipe ASTM A490 dan ASTM 325.
Copyrights © 2025